Archive for the ‘Wordpress’ Category

Instalasi Wordpress

Tuesday, January 20th, 2009

Setelah kita berhasil mempersiapkan hosting dan domain untuk blog, tibalah saatnya untuk langkah selanjutnya dalam pembuatan blog: instalasi Wordpress. Proses instalasi ini sangat sederhana dan mudah (terima kasih untuk para pengembang Wordpress yang sudah bekerja keras). Anda sudah siap?

:ngupil:

Bahan-bahan yang diperlukan adalah:

  1. Apache web server, sudah dipersiapkan oleh tempat hosting kita.
  2. MySQL, sudah dipersiapkan oleh tempat hosting kita.
  3. engine Wordpress, dapat didownload di Wordpress.org.

Setelah bahan-bahan tersebut siap, mari kita mulai instalasi Wordpress.

Membuat database

Database diperlukan sebagai tempat penyimpanan posting, komentar, dan konfigurasi dari Wordpress. Wordpress ini menggunakan MySQL untuk menyimpan databasenya. MySQL ini telah disediakan oleh hosting. Berikut adalah langkah-langkah untuk membuat database di hosting Byethost.com yang kita buat sebelumnya:

  1. Masuklah ke account kita Byethost.com.
  2. Pada vistaPanel, masuklah ke menu Databases > MySQL Databases
  3. Buatlah database dengan nama yang anda inginkan, misalnya blog. Lalu klik Create Database
  4. vistaPanel akan membuatkan database dengan format nama username_nama-database.
  5. Catatlah nama database ini, karena akan digunakan pada saat instalasi Wordpress.

Mengupload file Wordpress ke hosting

Setelah database berhasil dibuat, langkah selanjutnya adalah mengupload atau menyimpan Wordpress ke dalam hosting. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengupload file Wordpress ke hosting Byethost.com:

  1. Masuklah ke account kita di Byethost.com.
  2. Pada vistaPanel, masuklah ke menu FTP Manager > File Manager.
  3. Browser akan membuka halaman baru yang berisi direktori pada hosting kita.
  4. Masuklah ke direktori nama-domain-yang-kita-buat-sebelumnya/htdocs/. Direktori htdocs adalah direktori yang akan ditampilkan oleh web server hosting kita.
  5. Pada direktori di atas, kliklah pada tombol Upload di sebelah kiri atas.
  6. Kliklah tombol Browse yang berada di sebelah kanan, yaitu pada bagian Archives.
  7. Pilihlah file Wordpress yang sudah kita download.
  8. Setelah terpilih, klik tombol Submit di sebelah kiri atas.
  9. Tunggulah hingga proses upload selesai. Silahkan bagi yang mau ke belakang atau yang mau minum dulu. :tea:
  10. Setelah proses upload selesai, kliklah tombol Back di sebelah kiri atas.
  11. Di dalam direktori htdocs akan muncul sebuah folder bernama wordpress. Gantilah nama folder ini dengan nama yang kita inginkan, misalnya blog. Klik tombol Rename di sisi kanan atas.
  12. Proses upload telah selesai.

:command: Penting!!

Cara 1:

Jika kita mencoba memasukkan alamat http://nama-domain sekarang ke dalam browser, tidak akan ada halaman yang muncul. Untuk menuju ke file yang telah diupload di atas, kita harus masuk ke alamat http://nama-domain/blog. Kata blog di bagian akhir ini merujuk kepada folder blog yang baru kita upload.

Supaya secara automatis browser beralih ke direktori blog, dapat dilakukan dengan menambahkan script PHP pada direktori htdocs. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Masuklah ke direktori htdocs.
  2. Buatlah script dengan nama index.php.
  3. Pada index.php masukkan script sebagai berikut:

    <?php
    header("location:/blog");
    ?>

  4. Simpan script tersebut. Cobalah sekarang masuk ke http://nama-domain, blog akan dialihkan menuju http://nama-domain/blog.

Cara 2:

Jika kita menginginkan untuk tidak menggunakan kata blog, kita bisa memindahkan isi dari folder blog ke dalam direktori htdocs secara langsung. Untuk cara ini, kita tidak memerlukan script index.php seperti pada cara 1. Untuk memindahkan isi dari folder blog, lakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Masuklah ke dalam direktori htdocs/blog.
  2. Pilih semua folder dan file di dalam direktori ini dengan memberikan tanda centang.
  3. Klik tombol Move dan masukkan direktori tujuan, yaitu htdocs.
  4. Kembalilah ke direktori htdocs dan hapuslah direktori blog.

Dengan cara 2, pada saat kita memasukkan alamat http://nama-domain, secara automatis blog Wordpress yang baru kita upload akan ditampilkan. Kita tidak perlu menambahkan script index.php seperti cara 1.

Instalasi Wordpress

Database telah dibuat, file Wordpress telah diupload, sekarang saatnya kita mulai melakukan instalasi Wordpress. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Bukalah tab baru pada browser.
  2. Masuklah ke http://nama-domain (dengan akhiran .co.cc).
  3. Kliklah pada tombol Create a Configuration File. Lalu klik lagi pada tombol Let’s go!
  4. Pada form yang muncul masukkan nama database yang telah kita buat (username_nama-database), username MySQL, password MySQL, dan Database host MySQL kita. Username, password, dan database host MySQL kita dapat dilihat pada file pdf yang kita dapatkan saat kita melakukan pendaftaran hosting. Biarkan isian table prefix seperti apa adanya.
  5. Setelah semua form diisi, klik pada tombol Submit. Jika berhasil, klik tombol Run the Install.
  6. Masukkan nama blog dan alamat email pada form yang muncul. Jika kita ingin agar blog kita muncul di mesin pencari, beri tanda centang pada pilihan Allow my blog to appear in search engines like Google and Technorati. Jika sudah selesai, klik pada tombol Install untuk memulai proses instalasi.
  7. Jika proses instalasi berhasil, akan muncul keterangan mengenai username dan password default untuk memulai pengaturan Wordpress yang telah kita install. Catatlah username dan password ini terlebih dahulu. Jika sudah klik pada pilihan Login. Halaman login akan muncul.

Sampai saat ini, kita telah berhasil melakukan instalasi Wordpress. Untuk melihat blog yang telah kita buat, masuklah ke direktori http://nama-domain. Langkah selanjutnya adalah mengatur blog Wordpress kita.

Mempersiapkan Hosting dan Domain

Monday, January 19th, 2009

Tahapan ini merupakan tahapan awal dalam membuat blog dengan Wordpress, tetapi bisa juga digunakan untuk membuat situs pada umumnya. Sebelum kita mulai membahas persiapan dan pengaturan hosting dan domain ada beberapa istilah yang perlu kita pahami bersama. Apakah hosting itu? Apakah domain itu? Apakah perbedaan di antara keduanya?

Wikipedia menulis dalam artikelnya:

Hosting adalah jasa layanan internet yang menyediakan sumber daya server-server untuk disewakan sehingga memungkinkan organisasi atau individu menempatkan informasi di internet berupa HTTP, FTP, EMAIL atau DNS

Server hosting terdiri dari gabungan server-server atau sebuah server yang terhubung dengan jaringan internet berkecepatan tinggi.
(Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Hosting)

Jadi dapat dikatakan bahwa hosting adalah tempat di mana kita menyimpan file-file situs/blog kita, untuk kemudian ditampilkan oleh web server dari penyedia hosting.

Sedangkan domain pada Wikipedia:

Nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Nama domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai IP address. Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs web seperti contohnya “wikipedia.org”. Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL, atau alamat website.

(Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Nama_domain)

Dengan kata lain, nama domain (atau domain) berfungsi sebagai pengganti alamat IP tempat kita menaruh file-file situs sebelumnya. Domain memetakan alamat IP web server dengan sebuah nama yang dapat diingat oleh kita sebagai manusia biasa. Jadi ketika seseorang mengetikkan alamat situs/blog kita di browser, server nama domain (DNS) akan menerjemahkannya menjadi alamat IP hosting tempat kita menyimpan file situs/blog kita.

Mendaftar hosting

Cukuplah teorinya, kita praktik sekarang. Sebagai langkah awal, kita akan mendaftar di penyedia hosting gratis. Ada beberapa hosting gratis yang cukup bagus untuk digunakan. Namun pada tutorial ini, saya akan menggunakan hosting di Byethost. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Bukalah situs Byethost (http://byethost.com).
  2. Pada halaman muka, pilihlah menu Free Hosting, lalu klik pada link Signup for free hosting.
  3. Isilah form yang disediakan dengan sejujur-jujurnya, lalu klik tombol Register untuk memulai proses registrasi
  4. Simpanlah data-data mengenai keterangan detail account yang berupa file pdf.
  5. Selesai, kita telah teregistrasi di Byethost.

Untuk login ke dalam vistaPanel account kita yang sudah dibuat sebelumnya:

  1. Bukalah situs Byethost (http://byethost.com).
  2. Klik pada link Member Login here di sisi kanan atas situs.
  3. Masukkan username dan password sesuai dengan detail account yang telah kita simpan sebelumnya.
  4. Klik Login untuk masuk ke vistaPanel.

Dengan ini, hosting kita telah siap untuk diisi oleh situs/blog kita.

Mendaftar domain

Setelah kita mendapatkan hosting, tibalah saatnya kita untuk mendaftarkan domain untuk situs/blog kita. Nama domain ini bersifat unik dan hanya ada satu di dunia, sehingga terkadang kita harus mengalah bila ada nama domain yang sudah dipakai oleh orang lain. Untuk mendapatkan nama domain, ada beberapa cara yang bisa kita lakukan, di antaranya adalah dengan membeli domain di penyedia layanan hosting, di PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia), atau mendaftar di penyedia domain gratisan.

Untuk tutorial ini, kita akan menggunakan penyedia domain gratis, yaitu di .CO.CC. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Bukalah situs .CO.CC (http://www.co.cc).
  2. Pilihlah menu Register untuk mendaftarkan nama domain.
  3. Kita akan dihadapkan pada pengecekan atas ketersediaan nama domain. Pilihlah nama domain yang unik, mudah diingat, dan terhindar dari kemungkinan kesalahan pengetikan.
  4. Masukkan nama domain yang diinginkan dan cek ketersediannya.
  5. Pilihlah nama domain yang free dan setelah dijamin ketersediaannya, klik Sign Up untuk memulai proses registrasi.
  6. Jika kita sudah memiliki account di .CO.CC sebelumnya, masuklah dengan account yang sudah dimiliki. Kalau belum, pilihlah Create New Account.
  7. Masukkan data di form yang disediakan dengan sejujur-jujurnya, lalu mulailah proses pembuatan account.

Menghubungkan antara hosting dengan domain

Setelah kita mendaftarkan account dan domain di .CO.CC, tibalah saatnya untuk menghubungkan antara domain dan hosting kita. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Masuklah ke account .CO.CC yang telah dibuat sebelumnya.
  2. Pada pilihan nama domain yang sudah didaftarkan, klik nama-domain.co.cc.
  3. Klik pada pilihan Set Up untuk mengatur DNS untuk nama domain kita.
  4. Masuklah pada pilihan Name Server dan masukkan name server hosting kita. Karena kita menggunakan hosting di Byethost, maka kita masukkan name server dari Byethost:

    Name Server 1: ns1.byet.org
    Name Server 2: ns2.byet.org
    Name Server 3: ns3.byet.org
    Name Server 4: ns4.byet.org
    Name Server 5: ns5.byet.org

  5. Klik pada tombol Set Up untuk menyimpan konfigurasi.

Setelah konfigurasi dari sisi domain selesai, kita akan mengatur konfigurasi dari sisi hosting. Berikut adalah langkah-langkahnya:

  1. Loginlah ke account Byethost kita.
  2. Pada vistaPanel, pada menu Domain, pilihlah Addon Domain.
  3. Masukkan nama-domain.co.cc yang telah kita konfigurasi sebelumnya.
  4. Hosting akan membuat direktori pada home direktori kita sesuai dengan nama domain yang kita masukkan. Nantinya kita akan mengupload file-file situs/blog kita di folder htdocs di dalam direktori domain yang telah kita masukkan.

Proses penghubungan domain dan hosting memerlukan sedikit waktu untuk dikenali. Biasanya paling lama sampai 48 jam. Dengan ini, kita telah berhasil mempersiapkan hosting dan domain untuk situs/blog kita. Kini, kita bisa melakukan instalasi situs/blog kita.

Membuat Blog dengan Wordpress

Monday, January 19th, 2009

Saat ini, hampir setiap orang memiliki blog. Salah satu penyedia layanan blog yang cukup terkenal adalah Wordpress. Wordpress selain menyediakan layanan gratis di Wordpress.com, juga menyediakan engine blognya untuk didownload dan dihosting sendiri di Wordpress.org. Tutorial ini akan memberikan langkah step-by-step untuk membuat blog dengan engine dari Wordpress.org.

Tutorial ini akan dibagi menjadi beberapa tulisan yang akan diupdate secara bertahap. Anda sudah siap? Berikut adalah tahapannya:

  1. Mempersiapkan hosting dan domain untuk blog
  2. Instalasi Wordpress di hosting
  3. Konfigurasi awal Wordpress
  4. Themes dan plugins

Silahkan klik di link pada tahapan di atas untuk membaca tutorialnya. Selamat mencoba…

Menambahkan Onion Head Smilies di Wordpress

Saturday, January 10th, 2009

Pada kesempatan kali ini, kita akan bermain-main dengan menambahkan smilies di blog-berbasis-wordpress. Nantinya smilies ini akan bisa muncul di postingan atau dalam komentar tulisan blog kita. Dalam permainan ini, kita akan menggunakan smilies-pack onion head.

Bahan-bahan yang diperlukan:

Semua bahan sudah ada? Ayo kita mulai:

  1. Install wordpress di hosting yang kita gunakan.
  2. Login sebagai administrator, lalu masuklah ke menu Plugins > Add New pada Dashboard.
  3. Uploadlah plugin smilies-themer dan smilies-themer-toolbar.
  4. Aktifkan kedua plugin tersebut pada menu Plugins > Installed
  5. Masuklah pada direktori lokasi-instalasi-wordpress/wp-content/plugins/smilies-themer pada hosting anda.
  6. Upload dan ekstrak onion head smilies-pack di lokasi tersebut.
  7. Masuklah ke menu Settings > Smilies Themer pada Dashboard.
  8. Berilah tanda pada pilihan Onion Head untuk mengaktifkan onion head smilies-pack yang tadi sudah diupload.
  9. Selesai. Kini anda bisa menambahkan smilies onion head pada posting dan komentar anda.

Ada pertanyaan? Jangan ragu untuk bertanya…

:warmbath: